| Serbi-serbi lainnya |
"Saya tidak percaya Tuhan. Saya bukan orang yang beragama," kata Gillard berterus terang kepada ABC Melbourne. Gillard mengakui bahwa dirinya dibesarkan di Gereja Baptis.
Dia juga mengaku telah tumbuh dewasa di kelompok pemuda pembaptis dan yang lainnya. Tapi, perjalanan hidupnya membawa Gillard menemukan sebuah jalan yang berbeda.
"Saya tentunya sangat menghormati kepercayaan beragama. Tapi, saya tidak mempercayainya," kata Perdana Menteri perempuan pertama di negeri Kangguru itu.
Gillard menyadari bahwa pengakuannya ini akan menuai protes dari beberapa pihak. Tapi, Gillard meyakini pilihannya dan memilih untuk tidak berpura-pura beriman.
"Bagi orang-orang yang beragama, pujian terbesar yang bisa saya lakukan adalah menghormati mereka agar dapat menjalankan kepercayaannya dengan baik. Saya tidak akan terlibat terlalu dalam," kata wanita yang pernah menjadi Menteri Kesehatan dari Partai Buruh ini.
"Apa yang bisa saya katakan bagi rakyat Australia. Saya yakin rakyat dapat menjadi seseorang yang memiliki prinsip dan kepercayaan yang kuat dari berbagai perspektif," jelasnya. [ ]
© VIVA News
Masuk: 30 Jun 2010 (16:45 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi