| Serbi-serbi lainnya |
Pembubaran kegiatan kelompok ini dilakukan karena telah menimbulkan keresahan warga, dan dikhawatirkan menimbulkan tindak anarkisme. Namun, polisi tidak mendapati pimpinan aliran itu yang diduga telah melarikan diri sebelum penggerebekan.
Menurut warga, anggota aliran ini dapat beribadah haji tanpa ke tanah suci dengan ritual khusus. Serta, membayar sejumlah uang kepada pemimpin aliran yang oleh anggotanya dipanggil khalifah.
Sebelumnya polisi menggerebek aliran yang diduga sesat di Jalan Jambu, Kelurahan Jeppe'e, Kecamatan Tanette Riattang Barat. Dalam aliran ini, anggota perempuan didapati tanpa busana dengan maksud tengah menjalani ritual tertentu. []
© MetroTv
Masuk: 03 Nov 2011 (13:59 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi