| Serbi-serbi lainnya |
Penggalangan kekuatan terus dilakukan DPW dan DPC. Mereka mempersiapkan dua calon ketua umum untuk menggantikan Ruyandi, yakni Garry Mbatemooy (ketua DPP) dan Constant "Nino" Ponggawa (fungsionaris yang juga anggota FPDS DPR).
Menurut sumber SP di PDS, munaslub akan digelar sebelum Pilpres 2009. Ketidakpercayaan daerah-daerah, bukan hanya faktor beda dukungan (DPP memutuskan mendukung SBY-Boediono sementara sebagian besar daerah menginginkan duet Megawati-Prabowo) tapi juga karena buruknya kinerja trio tersebut. "Banyak pelanggaran yang dilakukan trio tersebut. Tidak enak membukanya, karena merupakan aib partai kami," ujar sumber tersebut.
AD/ART PDS disebutkan, untuk menggelar munaslub harus ada permintaan minimal dari 30 DPW. "Saat ini sekitar 20 DPW menyatakan siap datang ke Jakarta untuk menggelar munaslub. "Kami yakin minggu depan, persyaratan tersebut sudah dapat dipenuhi. Munaslub bukan karena benci terhadap partai, tetapi kami tidak mau PDS diperjualbelikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya.
Beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPP PDS Denny Tewu menyatakan, jika ada DPW yang tidak sepakat dengan keputusan DPP, itu hanya suara perorangan. Akibat kekisruhan tersebut, DPP menonaktifkan dua DPW, yakni Jateng dan Jabar. [SP]
Masuk: 14 Jun 2009 (21:57 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi