| Serbi-serbi lainnya |
Syaikh Shabri mengatakan hal tersebut kepada saluran TV Quds pada Rabu malam lalu bahwa fakta tidak bisa diubah, dan telah terukir dalam pikiran umat Islam di seluruh dunia.
Dia mengatakan bahwa Masjid al-Aqsha dan Tembok Ratapan harus keluar dari setiap perundingan masa depan.
Departemen luar negeri Amerika telah mengutuk publikasi dokumen Otorita Palestina minggu lalu yang menegaskan bahwa tembok barat Masjid al-Aqsha (Tembok Ratapan) bukan milik Yahudi melainkan milik Islam, dan menggambarkannya sebagai provokatif.
Otorita Palestina di Ramallah telah menghapus dari situs informasi pelayanannya terkait dokumen tersebut setelah adanya kritik dari AS dan Israel. []
© Eramuslim
Masuk: 03 Des 2010 (18:04 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi