| Sorot lainnya |
Dari pengalaman pemilu-pemilu silam, isu agama adalah isu yang paling sering ditumpangi berbagai kepentingan politik. Betapa tidak, agama adalah lini kehidupan yang masih sangat kuat mempengaruhi kehidupan bangsa ini. Masyarakat kita masihlah merupakan masyarakat yang begitu cinta dengan agamanya. Bahkan, tidak sedikit orang rela mengorbankan apa saja demi agama, termasuk harta dan nyawanya.
Lihat saja konflik-konflik di negara ini yang berlabelkan agama! Banyak korban jiwa dipertaruhkan dalam konflik-konflik yang demikian, dan ini sungguh sangat memprihatinkan.
Mudahnya menyulut emosi publik melalui mediasi agama membuat para pencari kedudukan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memanfaatkan agama. Tokoh-tokoh agama pun dibujuk sedemikian rupa untuk bergabung dalam jalur perjuangannya, entah dengan iming-iming uang, pembagian kekuasaan atau malah hanya janji-janji palsu.
Konon, untuk mencapai posisinya sekarang, Susilo Bambang-Yudhoyono (SBY) pun ikut melakukan manuver-manuver politik di kalangan para pemuka agama. Tidak jelas apakah ide ini datang dari orang yang kini menyandang gelar presiden RI itu, ataukah atas masukan-masukan yang diberikan oleh tim suksesnya kala itu. Tapi, setidaknya hasilnya bisa kita lihat, ia kini sukses duduk di kursi nomor satu di republik ini.
Maka, bukanlah hal yang terlalu terburu-buru jika melalui media ini kami pun mengingatkan Anda untuk peka dalam melihat apa yang akan terjadi nanti. Kepekaan ini penting setidaknya untuk menghindari Anda dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu dengan berbagai iming-iming guna menjadikan agama sebagai komoditas politik.
Pemilu masih setahun lagi, tapi manuver-manuver itu kian kuat bermain di tengah umat. Untuk itu, atas nama agama, marilah kita menggunakan segala hikmat kita dan meminta tuntunan TUHAN agar kita tidak salah melangkah dan kian bijak mengambil keputusan! []
© Yosi Rorimpandei
Redaktur PERISAI.net
Masuk: 23 Mei 2008 (18:31 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi